Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran

Krisis Timur Tengah: Iran akan memungut biaya lewat Selat Hormuz setelah 60 hari; AS–Iran tandatangani kesepakatan damai

Admin June 18, 2026 at 12:03
Krisis Timur Tengah: Iran akan memungut biaya lewat Selat Hormuz setelah 60 hari; AS–Iran tandatangani kesepakatan damai

Berdasarkan laporan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah menandatangani memorandum of understanding (MOU) sementara yang dimaksudkan untuk mengakhiri konflik antara kedua negara. Menurut data yang dirilis pejabat kedua negara, dokumen itu ditandatangani secara digital dalam bahasa Inggris dan Farsi dan disepakati mulai berlaku pada Rabu, menurut pernyataan kementerian luar negeri Iran dan mediator Pakistan.

Menurut data, MOU itu memberikan jangka waktu 60 hari untuk pelonggaran pembatasan lalu lintas di Selat Hormuz. Para negosiator Iran menyatakan bahwa jika jangka waktu 60 hari itu berakhir tanpa kesepakatan permanen, Tehran akan mulai memungut biaya (toll) atas kapal yang melintas. Kepala tim negosiator Iran dikutip mengatakan Selat Hormuz “tidak akan kembali ke kondisi pra-perang” setelah jendela 60 hari berakhir.

Sumber lokal menyebutkan bahwa pemerintah Iran telah memulai langkah-langkah administratif untuk membentuk otoritas pengaturan lalu lintas laut yang akan mengelola pungutan dan aturan transit jika kebijakan itu diberlakukan. Belum dapat diverifikasi secara independen besaran pungutan atau mekanisme teknis yang akan digunakan.

Berdasarkan laporan, bagian lain dari perjanjian mencakup pembukaan pembekuan aset Iran dan pelonggaran sanksi AS, serta komitmen Iran untuk tidak membangun senjata nuklir dan pelaksanaan “down-blending” stok uranium yang diperkaya secara di lokasi sebagai bagian dari pengawasan sementara.

Hingga laporan ini ditulis, Donald Trump juga mengeluarkan ancaman keras, mengatakan ia akan melanjutkan serangan dan menarget pejabat Iran jika Tehran gagal memenuhi kewajibannya — klaim yang mendapat tanggapan dingin dari para pemimpin Iran yang merayakan kesepakatan. “Semua yang kami coba capai melalui aksi militer, kami peroleh berulang kali melalui negosiasi; tidak ada bandingannya,” ujar Mohammad-Bagher Ghalibaf di televisi negara.

Menurut data pasar minyak, pengumuman kesepakatan awal sempat menekan harga minyak: kontrak berjangka Brent sempat berada di bawah $80 per barel, level terendah sejak awal perang, sementara US crude sempat turun ke sekitar $75,83 per barel dan Brent sekitar $78,41 per barel. Harga sempat pulih lebih dari 1% setelah munculnya ancaman baru.

Sumber lokal menyebutkan juga bahwa pertemuan puncak G7 menyambut baik kesepakatan itu, dan sebuah upacara penandatanganan formal dijadwalkan berlangsung di Swiss pada hari Jumat. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian final dari paket pembukaan aset dan mekanisme verifikasi nuklir yang dijanjikan.

Hingga laporan ini ditulis, kedua pihak tetap pada posisi waspada: pemerintah Iran merayakan pencapaian diplomatiknya, sementara pejabat AS mempertahankan opsi tekanan jika ada pelanggaran. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang lebih rinci dan akan memperbarui informasi ketika konfirmasi independen tersedia.

Photo by: Esra Nurdoğan, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.