Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Iran Mendesak AS Tetapkan Batas Waktu Penarikan ‘Tanpa Syarat’ Israel dari Lebanon

Admin June 28, 2026 at 23:08
Iran Mendesak AS Tetapkan Batas Waktu Penarikan ‘Tanpa Syarat’ Israel dari Lebanon

Berdasarkan laporan yang dikutip dari ISNA dan Anadolu, Iran pada Minggu mendesak Amerika Serikat untuk menetapkan garis waktu yang jelas bagi penarikan “tanpa syarat” pasukan Israel dari wilayah Lebanon yang diduduki dalam kerangka nota kesepahaman yang ditandatangani kedua negara untuk mengakhiri perang. Menurut data dari Kementerian Luar Negeri Iran, juru bicara Esmaeil Bagaei menyatakan bahwa pengakhiran operasi militer rezim Zionis terhadap Lebanon dan penarikan semua pasukan pendudukan adalah syarat mutlak untuk mencapai kesepakatan final yang berkelanjutan demi stabilitas regional.

Bagaei, dalam jumpa pers yang dilaporkan ISNA, menegaskan bahwa menjaga kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon serta “martabat dan keamanan semua rakyat Lebanon” merupakan hal esensial bagi ketahanan setiap kesepakatan terkait pengakhiran konflik. Pernyataan itu muncul di tengah upaya diplomatik AS untuk memediasi kerangka perdamaian yang mengaitkan penarikan bertahap Israel dengan pelucutan senjata kelompok Hizbullah dan penyerahan keamanan ke angkatan bersenjata Lebanon.

Menurut data dari beberapa media internasional, termasuk The Jerusalem Post, Haaretz, dan Los Angeles Times, proposal yang dimediasi Washington itu mendapat penolakan keras dari pimpinan Hizbullah yang menyebut kesepakatan tersebut sebagai pengkhianatan terhadap kedaulatan Lebanon dan menolak syarat pelucutan senjata. Sumber lokal menyebutkan ada ancaman demonstrasi massa dan potensi eskalasi yang bisa memicu ketegangan internal jika pelucutan senjata dipaksakan.

Beberapa analis juga memperingatkan bahwa pengikatan penarikan Israel pada pelucutan senjata Hizbullah menimbulkan jalan buntu diplomatik. Menurut data dari lembaga pemantau regional, keberhasilan mekanisme tersebut bergantung pada kemampuan tentara Lebanon untuk mengambil alih keamanan di selatan serta komitmen internasional untuk mencegah pendanaan kelompok bersenjata non-negara.

Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim terkait syarat lain yang diajukan Iran — termasuk kaitan dengan negosiasi nuklir AS-Iran atau operasi maritim di Selat Hormuz — belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi rincian tambahan dan pernyataan pihak terkait.

Sumber-sumber resmi AS, Israel, dan pemerintah Lebanon belum memberikan konfirmasi publik atas tuntutan terbaru Tehran. Tim redaksi masih memverifikasi tanggapan resmi dari pihak-pihak tersebut.

Photo by: nimaw hqni, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.