Iran bantah minta pembicaraan dengan AS setelah Trump: dialog akan berlanjut
Berdasarkan laporan, Kementerian Luar Negeri Iran membantah telah meminta negosiasi dengan Amerika Serikat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan pada Jumat bahwa Washington dan Teheran telah sepakat untuk melanjutkan pembicaraan.
Menurut data yang disampaikan melalui pernyataan pejabat, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan Teheran tidak mencari negosiasi dengan AS, namun menerima kunjungan mediator Qatar ke Iran, demikian diberitakan TV negara Iran.
Trump sebelumnya menyatakan AS telah menyetujui pembicaraan dengan Iran setelah Teheran meminta untuk melanjutkan negosiasi, seraya menegaskan bahwa gencatan senjata yang tercapai pada Juni antara kedua negara “sudah berakhir.” Klaim tentang permintaan Iran untuk berunding tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Sumber lokal menyebutkan mediator Qatar sedang berada di Iran untuk upaya meredakan ketegangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Hingga laporan ini ditulis, kedua belah pihak belum mengeluarkan konfirmasi yang seragam mengenai isi pembicaraan atau hasil pertemuan tersebut.
Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memperbarui laporan ketika ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Photo by: Tuğba, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel