Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

Iran, AS Sepakati Hentikan Serangan dan Lanjutkan Pembicaraan

Admin June 29, 2026 at 13:03
Iran, AS Sepakati Hentikan Serangan dan Lanjutkan Pembicaraan

Berdasarkan laporan Reuters, Iran dan Amerika Serikat telah sepakat untuk menghentikan permusuhan baru-baru ini di Teluk dan melanjutkan pembicaraan diplomatik mengenai sengketa di Selat Hormuz. Menurut data yang dikutip, kesepakatan ini diharapkan menyelamatkan kesepahaman sementara 17 Juni dan nota kesepahaman 14 poin yang bertujuan membuka kembali Selat Hormuz bagi lalu lintas maritim.

Sumber lokal menyebutkan pembicaraan akan digelar di Qatar pada hari Selasa mendatang. Langkah kembali ke jalur diplomasi muncul setelah serangkaian serangan balasan, termasuk serangan rudal Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain, serta peringatan dari Presiden AS Donald Trump bahwa Republik Islam “tidak akan ada lagi” jika gagal menghormati kesepakatan tersebut.

Hingga laporan ini ditulis, informasi rinci tentang durasi penghentian permusuhan dan mekanisme pengawasan belum dapat diverifikasi secara independen. Ketegangan regional dinilai masih tinggi, terutama dengan laporan bahwa Israel terus melakukan serangan terhadap Hizbullah di Lebanon.

Tim redaksi masih memverifikasi perkembangan lebih lanjut dan rincian terkait pihak-pihak yang terlibat serta dampak di lapangan.

Photo by: DMV Photojournalism, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.