Irak Perintahkan Penyelidikan atas Dugaan Serangan Drone ke Arab Saudi dari Wilayahnya
Berdasarkan laporan, Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi memerintahkan otoritas keamanan membuka penyelidikan atas laporan serangan drone yang menargetkan Arab Saudi yang diduga diluncurkan dari wilayah Irak. Menurut data yang diserahkan pihak Saudi, serangan disebut menimpa fasilitas minyak di Riyadh dan Provinsi Timur, dan Riyadh menyatakan telah mencegat serta menghancurkan sejumlah drone. Dalam pernyataan yang disampaikan juru bicara pemerintah, Sabah al-Numan, al-Zaidi — yang juga menjabat sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata — mengarahkan aparat terkait untuk menelusuri informasi tersebut dan memeriksa bukti.
Baghdad menegaskan komitmen konstitusionalnya terhadap prinsip kebaikan bertetangga dan menolak penggunaan wilayah Irak sebagai koridor atau landasan peluncuran bagi serangan terhadap negara sahabat. Sumber lokal menyebutkan pemeriksaan bukti sedang berlangsung dan pemerintah akan menempuh tindakan hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat, sesuai dengan hasil penyelidikan. Hingga laporan ini ditulis, rincian lebih lanjut belum dipublikasikan secara resmi.
Belum dapat diverifikasi secara independen klaim peluncuran dari wilayah Irak maupun tuduhan keterlibatan kelompok bersenjata yang didukung Iran. Tim redaksi masih memverifikasi berbagai pernyataan dan bukti yang beredar, termasuk informasi yang disampaikan kedua belah pihak.
Photo by: Lara Jameson, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel