Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Hezbollah Tolak ‘Izin Bebas’ Israel Melakukan Serangan di Tengah Gencatan Senjata Lebanon

Admin June 22, 2026 at 03:03
Hezbollah Tolak ‘Izin Bebas’ Israel Melakukan Serangan di Tengah Gencatan Senjata Lebanon

Berdasarkan laporan Anadolu Agency, Sekretaris Jenderal Hezbollah Naim Qassem pada Minggu menolak setiap bentuk gencatan senjata yang memberi Israel “izin bebas” untuk melancarkan serangan di Lebanon.

Menurut data yang disampaikan Qassem dalam pidato yang disiarkan televisi, “Mereka mengatakan gencatan senjata berarti Hizbullah tidak akan menembak, sementara Israel tetap bebas bertindak, membunuh di mana saja, dan bergerak maju di mana saja. Ini disebut kelanjutan agresi, dan kami tidak akan menerimanya.” Ia menegaskan, “Tidak ada yang namanya gencatan senjata dengan kebebasan bergerak bagi Israel.”

Qassem menambahkan bahwa gencatan senjata yang dapat diterima harus berarti “penghentian total agresi di udara, darat, dan laut, serta penghentian penghancuran.” Ia juga menolak keberadaan berkelanjutan tentara Israel di tanah Lebanon sebagai bagian dari setiap kesepakatan.

Menurut data dari laporan terkait, upaya gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan Qatar bertujuan meredam eskalasi, tetapi insiden kekerasan dilaporkan masih terjadi. Sumber lokal menyebutkan Hezbollah meluncurkan puluhan proyektil dan dilaporkan menyebabkan satu tentara Israel tewas, sementara serangan udara balasan Israel menewaskan sedikitnya puluhan warga sipil dan pejuang, menurut beberapa laporan.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim mengenai jumlah dan identitas korban serta rincian insiden. Hingga laporan ini ditulis, Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan pemeriksaan fakta dari sumber lapangan.

Sumber lokal menyebutkan ketegangan tetap tinggi di perbatasan dan kawasan selatan Beirut, sementara pihak-pihak internasional yang memediasi menyerukan agar semua pihak menahan diri dan mematuhi ketentuan penghentian permusuhan yang menyeluruh. Tim redaksi masih memverifikasi perkembangan lebih lanjut dan pernyataan resmi dari pihak-pihak terkait.

Photo by: Abdulrahman Alyaarobi, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.