Hezbollah Lanjutkan Operasi terhadap Pasukan Militer Israel di Lebanon Selatan
Berdasarkan laporan Al Mayadeen, Hezbollah terus melancarkan operasi terhadap pasukan militer Israel di wilayah Lebanon selatan. Sumber lokal menyebutkan kelompok tersebut melakukan setidaknya delapan operasi terhadap kendaraan militer Israel dalam beberapa hari terakhir, termasuk serangan ambush dan serangan terhadap kendaraan pada hari Kamis dan Jumat. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian setiap insiden.
Menurut data dari beberapa media internasional, termasuk TIME dan Haaretz, Hezbollah secara terbuka menolak kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi AS dan menegaskan tidak akan menghentikan perlawanan hingga ada penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah Lebanon selatan. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan IDF tidak akan mundur dalam waktu dekat dan mempertahankan zona keamanan di selatan Lebanon.
Hingga laporan ini ditulis, bentrokan dan serangan udara masih berlanjut. Menurut laporan Associated Press, serangan udara Israel pada awal Juni di Lebanon selatan menewaskan sedikitnya enam orang. Menurut data lain, perang tiga bulan terakhir telah menyebabkan ribuan korban jiwa dan ratusan ribu pengungsi; beberapa laporan menyebut lebih dari 3.500 orang tewas dan sekitar 1,3 juta orang mengungsi di dalam Lebanon.
Beberapa insiden yang dilaporkan antara lain: seorang kapten IDF tewas oleh peluru kendali anti-tank yang ditembakkan oleh Hezbollah, serta seorang penjaga perdamaian PBB yang tewas akibat penembakan/shelled. Tim redaksi masih memverifikasi identitas rinci dan kewarganegaraan korban dalam beberapa kasus.
Sumber lokal menyebutkan bahwa tujuan operasi Hezbollah adalah untuk menekan kehadiran militer Israel dan mendorong penarikan yang lebih komprehensif dari wilayah Lebanon. Di sisi lain, pihak Israel melanjutkan serangan terhadap infrastruktur militan dan posisi yang dianggap ancaman terhadap pasukan mereka.
Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim kerugian di kedua belah pihak dan rincian taktis yang saling bertentangan dari sumber berbeda. Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan lapangan dan akan memperbarui informasi bila ada konfirmasi lebih lanjut.
Photo by: Souad Fneish, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel