Hegseth: Perang AS-Iran Telah Menghabiskan 37,5 Miliar Dolar, Pemerintah Minta Dana Tambahan
Berdasarkan laporan, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa perang antara Amerika Serikat dan Iran telah menelan biaya sekitar 37,5 miliar dolar AS hingga saat ini. Menurut data yang disampaikan Hegseth di hadapan komite Senat, angka itu digunakan untuk membela permintaan paket pendanaan darurat bagi operasi militer di Timur Tengah.
Menurut data lain dari sumber internal yang dikutip media, estimasi biaya sebenarnya dikatakan lebih tinggi — berkisar antara 80 hingga 100 miliar dolar AS — karena beberapa komponen seperti biaya konstruksi dan perbaikan belum dimasukkan. Hingga laporan ini ditulis, militer AS dilaporkan melakukan serangan malam ke-11 berturut-turut terhadap target terkait Iran.
Hegseth meminta paket dana tambahan yang besar, dengan jumlah yang dilaporkan bervariasi antara 67 miliar hingga 95 miliar dolar AS dalam berbagai sumber. Ia memperingatkan bahwa tanpa pendanaan tersebut, Pentagon akan mengalami kesulitan untuk melanjutkan latihan militer, mempertahankan kesiapan, dan mengganti amunisi yang terkuras.
Sumber lokal menyebutkan bahwa eskalasi kekerasan meningkat setelah runtuhnya gencatan senjata sebelumnya dan adanya pembatasan navigasi di Selat Hormuz. Laporan juga menyebutkan tiga tentara AS tewas di Yordania baru-baru ini, sehingga total korban tentara AS mencapai 18 orang tewas sejak Februari. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian lengkap terkait korban dan klaim kerusakan yang dilaporkan pihak-pihak yang terlibat.
Permintaan dana yang diajukan menghadapi perlawanan politik di Kongres: Demokrat mempertanyakan skala pengeluaran tanpa batas, sementara beberapa anggota Partai Republik menuntut pemotongan anggaran sebagai imbalan dukungan. Tim redaksi masih memverifikasi angka-angka biaya, rincian paket pendanaan, dan laporan korban dari berbagai sumber.
Photo by: Amir Ghoorchiani, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel