Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Hamas Tolak Kertas Nikolay Mladenov: Upaya Memalsukan Perjanjian Gaza dan Mengabaikan Intinya

Admin May 23, 2026 at 16:05
Hamas Tolak Kertas Nikolay Mladenov: Upaya Memalsukan Perjanjian Gaza dan Mengabaikan Intinya

Berdasarkan laporan قدس الإخبارية, gerakan Hamas menegaskan penolakannya terhadap kertas yang dipublikasikan oleh Nikolay Mladenov, perwakilan yang disebut “Dewan Perdamaian” di Gaza, terkait peta jalan penerapan tahap kedua dari rencana Presiden AS Donald Trump.

Menurut data yang disampaikan oleh pihak-pihak terkait, Hamas menilai publikasi tersebut merupakan upaya untuk memalsukan isi Perjanjian Gaza dan mengabaikan inti dari kesepakatan yang sebelumnya dicapai. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa dokumen tersebut mengubah parameter-negosiasi yang telah disepakati di lapangan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa penerbitan kertas itu memicu reaksi keras dari berbagai elemen politik dan sipil di Gaza, yang menuduh dokumen itu tidak mencerminkan apa yang telah disepakati dan berpotensi merusak proses perdamaian. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian lengkap isi kertas yang dipublikasikan maupun klaim-klaim pihak yang merespons.

Menurut data dari keterangan resmi yang beredar, Mladenov diposisikan sebagai perwakilan yang memfasilitasi dialog terkait perjanjian Gaza, namun publikasi kertas ini dianggap oleh Hamas sebagai langkah sepihak yang mengesampingkan aspek-aspek penting kesepakatan. Hingga laporan ini ditulis, pihak-pihak terkait belum mengeluarkan klarifikasi final yang dapat membuktikan keaslian atau status resmi dokumen tersebut.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi dan akan mengupdate laporan ini bila ada konfirmasi tambahan dari sumber independen maupun pernyataan resmi pihak-pihak yang terlibat.

Photo by: Mohammed Abubakr, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.