Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan ‘Kekosongan Administratif’ di Gaza
Berdasarkan laporan dari kantor berita dan pernyataan resmi kelompok, Hamas pada Senin menyatakan pembubaran Komite Darurat Pemerintah Gaza merupakan bagian dari pengaturan untuk mentransfer tanggung jawab administratif kepada National Committee for the Administration of Gaza (NCAG). Menurut data dari pernyataan Hamas, kelompok itu tetap “sepenuhnya berkomitmen” untuk melaksanakan semua ketentuan kesepakatan gencatan senjata Gaza dan akan terus mematuhinya sampai administrasi wilayah sepenuhnya diserahkan kepada NCAG.
Sumber lokal menyebutkan bahwa pengunduran diri kepala Komite Darurat, Mohammed Abdel Khaleq Al-Farra, yang juga menjabat sebagai pelaksana Kepala Komite Tindak Lanjut Pemerintah, merupakan bagian dari langkah ini. Hamas memperingatkan bahwa Israel berupaya menciptakan apa yang disebutnya “kekosongan administratif” di Gaza dengan menolak mengakui atau berkoordinasi dengan struktur administrasi baru tersebut. Klaim tentang upaya Israel ini belum dapat diverifikasi secara independen.
Hingga laporan ini ditulis, transfer penuh kewenangan kepada NCAG belum terwujud dan akses komite teknokrat tersebut ke wilayah Gaza masih dipersoalkan oleh pihak-pihak terkait. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut tentang mekanisme transfer, peran aktor internasional, serta tanggapan resmi dari pihak Israel mengenai tuduhan penciptaan kekosongan administratif.
Pernyataan Hamas dan langkah pembubaran komite darurat terjadi di tengah diskusi internasional tentang rekonstruksi dan pemerintahan pasca-konflik di Gaza. Tim redaksi masih memverifikasi semua klaim dan perkembangan melalui sumber independen dan pernyataan resmi lebih lanjut.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel