Keluarga Gaza Bersatu Kembali dengan Anak yang Diduga Gugur Setelah Setahun Ditahan Israel
Berdasarkan laporan Middle East Monitor, sebuah keluarga Palestina di kota utara Jabalia, Gaza, kembali dipertemukan dengan putra mereka setelah setahun diyakini gugur namun ternyata berada di penjara Israel.
Menurut data keluarga dan saksi lokal, pria 23 tahun bernama Hamada Al-Banna dan saudaranya, Adham, sempat dianggap gugur setelah dilaporkan ditembak ketika sedang dalam perjalanan untuk mengambil bantuan makanan pada puncak krisis kelaparan musim panas 2025.
Sumber lokal menyebutkan suasana haru menyelimuti rumah keluarga yang rusak akibat pemboman Israel ketika Hamada pulang secara tak terduga; kerabat terjatuh dalam tangisan kebahagiaan setelah kehilangan harapan akan kebebasan sang anak.
Namun klaim bahwa Hamada ditahan di penjara Israel selama setahun dan kronologi kejadian yang menyebabkan keluarganya mengira ia gugur belum dapat diverifikasi secara independen. Rincian mengenai kondisi penahanan, lokasi, dan apakah Adham juga ditahan atau gugur masih kabur.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Israel mengenai penahanan Hamada atau penjelasan atas kejadian yang menyebabkan keluarganya mengira ia gugur.
Tim redaksi masih memverifikasi seluruh informasi dan akan memperbarui berita ini bila ada data atau pernyataan resmi tambahan.
Photo by: Sahrichion, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel