Foto ‘Mengejutkan’ Jurnalis Palestina yang Dibebaskan Ungkap Kondisi Tragis di Penjara Israel, Kata Kelompok HAM
Berdasarkan laporan Anadolu dan pernyataan kelompok advokasi tahanan, foto “mengejutkan” yang diposting oleh jurnalis Palestina Mujahid Bani Mufleh setelah dibebaskan menunjukkan kondisi tragis yang dialami tahanan Palestina di penjara Israel.
Menurut data yang disampaikan oleh Palestinian Prisoner Society, Bani Mufleh menjalani penahanan selama sekitar enam bulan sebelum dibebaskan dan kemudian menjalani serangkaian perawatan intensif untuk penyakit yang diduga ia kontrak selama berada di sel penjara. Foto yang dipublikasikan menunjukkan sebagian tengkorak otaknya telah diangkat akibat operasi yang dilakukan selama masa perawatan, serta penurunan berat badan yang signifikan sehingga penampilannya tampak pucat dan nyaris tak dikenali.
“Penjara-penjara Israel telah berubah menjadi alat untuk pembunuhan lambat dan langsung terhadap tahanan Palestina,” kata Palestinian Prisoner Society dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh Anadolu. Kelompok itu menyebut gambar Bani Mufleh sebagai bukti nyata dari kondisi yang mereka sebut terus berlangsung di fasilitas pemasyarakatan Israel.
Sumber lokal menyebutkan bahwa Bani Mufleh menjalani perjalanan perawatan panjang setelah dibebaskan, namun rincian medis lengkap dan kronologi penyakitnya belum dipublikasikan oleh pihak berwenang Israel. Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim terkait penyebab pasti kondisi kesehatannya belum dapat diverifikasi secara independen.
Foto yang beredar di media sosial memicu kecaman dari organisasi hak asasi dan komunitas jurnalis yang menuntut penyelidikan atas perlakuan terhadap tahanan politik dan tawanan sipil. Beberapa aktivis menilai kasus ini bukan insiden terpisah, melainkan bagian dari pola lebih luas yang memerlukan perhatian internasional.
Anadolu dan Palestinian Prisoner Society menjadi sumber utama laporan ini, sementara rekaman medis dan pernyataan resmi dari otoritas Israel belum tersedia untuk dikonfirmasi. Tim redaksi masih memverifikasi informasi terkait kondisi kesehatan, prosedur bedah yang dijalani, serta durasi dan perlakuan selama masa penahanan.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah terdapat unsur kelalaian medis atau penyiksaan yang menyebabkan kondisi tersebut, sehingga penyelidikan menyeluruh dari badan internasional dan medis diharapkan untuk menetapkan fakta.
Keluarga dan kolega Bani Mufleh telah menyerukan dukungan untuk akses perawatan lanjutan dan transparansi penuh mengenai perlakuan terhadap tahanan. Tim redaksi akan memperbarui laporan ini jika ada informasi tambahan atau konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Photo by: Ron Lach, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel