Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

DK PBB Mengadopsi Resolusi Soal Akuntabilitas atas Serangan terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian

Admin June 23, 2026 at 23:04
DK PBB Mengadopsi Resolusi Soal Akuntabilitas atas Serangan terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian

Berdasarkan laporan, Dewan Keamanan PBB pada hari ini mengadopsi sebuah resolusi yang menuntut akuntabilitas atas serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian. Resolusi tersebut, yang dikomposisikan bersama oleh Pakistan dan Denmark, didukung oleh lebih dari 100 negara anggota PBB dan menyerukan penyelidikan cepat serta kerja sama internasional untuk membawa pelaku ke pengadilan.

Menurut data yang dikutip dalam rancangan resolusi, serangan terhadap personel penjaga perdamaian di beberapa wilayah konflik meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan misi-misi tersebut. Resolusi itu juga meminta negara-negara anggota untuk memperkuat langkah perlindungan dan memastikan bahwa insiden diselidiki secara transparan.

Sumber lokal menyebutkan adanya insiden kekerasan terhadap unit penjaga perdamaian dalam beberapa pekan terakhir, namun rincian tentang lokasi dan identitas korban belum lengkap. Hingga laporan ini ditulis, jumlah korban dan rincian lebih lanjut terkait pelaku belum dapat diverifikasi secara independen.

Pernyataan Dewan Keamanan menekankan pentingnya kerjasama antara negara tuan rumah, negara kontributor pasukan, dan badan-badan PBB untuk memastikan pengusutan yang efektif. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari kantor-kantor terkait dan berharap memperoleh konfirmasi tambahan dalam waktu dekat.

Photo by: Xabi Oregi, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.