Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Damaskus Bergegas Meyakinkan Beirut Saat Trump Dorong Suriah Hadapi Hizbullah

Admin June 27, 2026 at 22:05
Damaskus Bergegas Meyakinkan Beirut Saat Trump Dorong Suriah Hadapi Hizbullah

Beirut — Berdasarkan laporan Middle East Eye yang dipublikasikan 27 Juni 2026, pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mendorong Suriah untuk mengambil peran terhadap Hizbullah memicu kekhawatiran di Beirut mengenai kemungkinan keterlibatan militer Damaskus di Lebanon.

Menurut data pernyataan publik dan wawancara yang dikutip dalam laporan tersebut, Trump beberapa kali mengisyaratkan menyerahkan urusan Hizbullah kepada Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa, termasuk komentar pada 21 Juni kepada Fox News dan pernyataan lebih langsung saat KTT G7 pada 16 Juni. Trump menyebut bahwa ia ‘dekat untuk menyerahkannya kepada Suriah’, sambil mengkritik metode Israel dalam menghadapi Hizbullah.

Hingga laporan ini ditulis, pejabat Suriah secara resmi membantah akan mengirim pasukan ke Lebanon. Sumber lokal menyebutkan adanya pertemuan internal antara Sharaa dan pemimpin kelompok bersenjata di Damaskus untuk membahas rumor tersebut, di mana mereka sepakat bahwa Suriah tidak berniat melakukan intervensi militer di Lebanon.

Isu ini muncul kembali setelah laporan pada 17 Maret yang mengklaim Washington mendorong Damaskus mempertimbangkan pengiriman pasukan ke timur Lebanon untuk membantu melucuti Hizbullah. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah tekanan semacam itu memang dilakukan oleh pejabat AS, dan pernyataan pejabat AS yang membantah juga tercatat dalam sumber yang sama.

Sumber lokal juga menyebutkan bahwa Damaskus mengatakan akan mencari dukungan sekutu regionalnya, termasuk Arab Saudi, Qatar dan Turki, untuk menolak tekanan AS. Dua sumber senior Suriah menyebut Sharaa menetapkan sejumlah kondisi yang sangat sulit dipenuhi Washington sebelum mempertimbangkan keterlibatan apa pun di Lebanon.

Di pihak AS, utusan untuk Suriah Tom Barrack pernah menulis penyangkalan terhadap laporan bahwa Washington mendorong pengiriman pasukan Suriah, menyebutnya false and inaccurate. Namun, komentar Trump yang berulang dianggap oleh sejumlah pengamat telah menimbulkan ambiguitas tentang apa yang sebenarnya diharapkan Washington dari peran Damaskus terhadap masa depan Hizbullah dan Lebanon.

Sharaa sendiri dalam beberapa kesempatan menyatakan prioritas Suriah adalah mengakhiri perang dan menghentikan pemboman Israel, serta menawarkan kontribusi melalui jalur politik, ekonomi dan sosial, bukan lewat aksi militer. Menurut data wawancara Sharaa dengan Al Mashhad TV, Damaskus bersedia berkomunikasi dengan semua pihak Lebanon termasuk Hizbullah, namun menegaskan visi untuk memperkuat institusi negara Lebanon.

Reaksi di Beirut relatif tenang setelah penjelasan Suriah, dan Presiden Lebanon Joseph Aoun menyambut klarifikasi Sharaa yang dinilai meredakan spekulasi soal intervensi militer Suriah. Meski demikian, pernyataan Trump yang berulang dan kronologi pembicaraan yang kontradiktif antara Washington dan Damaskus meninggalkan banyak pertanyaan tentang kemungkinan peran masa depan Suriah.

Belum dapat diverifikasi secara independen rincian beberapa pertemuan tingkat tinggi yang disebutkan dalam laporan, termasuk apakah terdapat tawaran atau persetujuan konkret antara Trump dan Sharaa. Sumber lokal menyebutkan berbagai pesan meyakinkan telah dikirim ke Beirut bahwa Damaskus tidak merencanakan operasi lintas batas.

Tim redaksi masih memverifikasi sejumlah klaim dan kronologi komunikasi diplomatik yang dilaporkan. Hingga saat ini, tidak ada indikasi resmi mengenai pengerahan pasukan Suriah ke Lebanon yang dapat dikonfirmasi oleh sumber independen.

Photo by: Baraa Obied, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.