Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Christopher Landau Wakili Pemerintahan AS pada Pelantikan Keiko Fujimori Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Christopher Landau Wakili Pemerintahan AS pada Pelantikan Keiko Fujimori

Bekas Pemberontak Usulkan Dialog Nasional untuk Sudan

Admin July 9, 2026 at 04:04
Bekas Pemberontak Usulkan Dialog Nasional untuk Sudan

Berdasarkan laporan, Malik Agar Ayyir, seorang bekas pemberontak yang kini menjadi sekutu pemerintah, mengusulkan dialog nasional sebagai jalan untuk mengakhiri perang saudara di Sudan dan mendorong negara itu menuju pemerintahan sipil yang demokratis. Menurut data organisasi kemanusiaan dan laporan media, konflik yang berlangsung selama tiga tahun telah menyebabkan jutaan orang mengungsi dan mendorong sebagian wilayah ke ambang kelaparan. Hingga laporan ini ditulis, usulan dialog tersebut belum mendapat respons resmi penuh dari semua faksi yang bertikai. Sumber lokal menyebutkan bahwa rancangan awal usulan mencakup agenda pemilu, reformasi kelembagaan militer, serta mekanisme perlindungan bagi kelompok-kelompok etnis dan agama. Serangan udara dan drone yang terus berlangsung di beberapa kota, termasuk laporan serangan di el-Obeid dan wilayah sekitar, menurut laporan telah menewaskan puluhan warga sipil dan memperburuk krisis kemanusiaan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah tokoh-tokoh kunci seperti pimpinan milisi paramiliter akan bergabung dalam dialog tanpa jaminan keamanan. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut mengenai siapa saja yang telah menyatakan dukungan atau penolakan terhadap inisiatif ini serta kerangka waktu pelaksanaannya.

Photo by: Mathias Reding, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.