AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Admin May 28, 2026 at 10:03
AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Berdasarkan laporan militer Amerika Serikat, pasukan AS menembak jatuh empat drone yang dikaitkan dengan Iran dan menyerang sebuah pusat kendali di kota pelabuhan Bandar Abbas. Serangan itu digambarkan oleh pejabat AS sebagai tindakan ‘defensif’ yang dimaksudkan untuk mempertahankan gencatan senjata dan melindungi pasukan AS serta kapal komersial di Selat Hormuz.

Menurut data yang dirilis oleh Komando Pusat AS, operasi terbatas tersebut menargetkan stasiun kendali darat yang dianggap menjadi sumber pengendalian drone-done serangan. Pejabat AS menyatakan tindakan itu diperlukan untuk menetralkan ancaman langsung terhadap personel AS dan lalu lintas maritim.

Sumber lokal menyebutkan ada ledakan dan peningkatan aktivitas militer di sekitar Bandar Abbas setelah serangan dilancarkan. Warga dan saksi mata melaporkan suara pesawat militer dan kendaraan darurat di kawasan pelabuhan, namun rincian kerusakan material belum lengkap.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen dari pihak Iran mengenai klaim serangan dan sasaran, dan klaim-klaim yang beredar belum dapat diverifikasi secara independen. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa; pihak berwenang AS belum melaporkan adanya personel AS yang gugur atau tewas terkait insiden ini.

Konteks serangan itu terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang rapuh setelah berbulan-bulan ketegangan di kawasan. Menurut data resmi AS, langkah ‘defensif’ ini juga dimaksudkan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di Selat Hormuz, jalur maritim yang strategis.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan kedua belah pihak dan akan memperbarui laporan ini ketika informasi tambahan tersedia. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah serangan tersebut akan mempengaruhi negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Photo by: Guy Seela, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.