AS dan Saudi Serang Milisi Pro-Iran di Irak, Beberapa Anggota Dilaporkan Gugur
Berdasarkan laporan, militer Amerika Serikat bersama angkatan bersenjata Arab Saudi melancarkan serangan udara terhadap posisi milisi yang didukung Iran di wilayah timur Irak setelah jeda pertempuran beberapa hari.
Menurut data militer AS, langkah tersebut merupakan respons terhadap gelombang serangan drone—lebih dari 30 serangan—yang ditujukan kepada infrastruktur minyak Saudi dan pangkalan pasukan Amerika. Sumber militer menyebutkan juga bahwa pasukan AS berhasil mencegat beberapa rudal balistik yang diluncurkan ke arah pangkalan-pangkalan di kawasan tersebut.
Sumber lokal menyebutkan bahwa sejumlah anggota milisi pro-Iran gugur dalam serangan gabungan AS-Saudi, namun pihak berwenang setempat belum merilis angka resmi dan rinciannya. Belum dapat diverifikasi secara independen berapa banyak korban dan tingkat kerusakan fasilitas yang diakibatkan oleh serangan ini.
Hingga laporan ini ditulis, perang di kawasan terus memanas: serangkaian serangan melalui drone dan rudal telah memperburuk ketegangan di Teluk Persia dan Laut Merah, yang berdampak pada rute minyak global. Di bidang diplomasi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump sebagai produktif terkait upaya menahan ambisi nuklir Iran.
Tim redaksi masih memverifikasi rincian tambahan dari insiden terbaru ini, termasuk angka korban yang lebih pasti, lokasi sasaran yang tepat, dan pernyataan resmi pihak Irak, Iran, Saudi, maupun AS. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim yang beredar di media sosial dan beberapa laporan lokal tentang dampak serangan terhadap warga sipil.
Photo by: Serra Nur Kaynak, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel