Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Pembicaraan AS-Iran di Swiss Berakhir, Mediator Sebut Sepakati Roadmap

Admin June 22, 2026 at 11:05
Pembicaraan AS-Iran di Swiss Berakhir, Mediator Sebut Sepakati Roadmap

Berdasarkan laporan dari mediator Qatar dan Pakistan, pembicaraan antara pejabat Amerika Serikat dan Iran di Swiss berakhir setelah kedua pihak menyepakati sebuah roadmap untuk kelanjutan proses diplomatik.

Menurut data, pertemuan tingkat tinggi itu — yang disebut-sebut bagian dari “Lake Lucerne Summit” — membahas stabilisasi Lebanon, pembatasan pengayaan nuklir, ekspor minyak, dan pencairan aset yang dibekukan; pembicaraan teknis akan dilanjutkan untuk merinci langkah-langkah implementasi.

Sumber lokal menyebutkan bahwa sebuah “de-confliction cell” atau mekanisme pengendalian eskalasi telah dibentuk untuk mengawasi gencatan senjata yang rapuh di selatan Lebanon.

Beberapa isu penting masih kontroversial, termasuk klaim penutupan Selat Hormuz dan ancaman militer dari pihak tertentu — klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga laporan ini ditulis, para mediator menyatakan pembicaraan teknis akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang untuk memperjelas rincian roadmap dan jadwal 60 hari yang dinyatakan dalam beberapa pernyataan resmi.

Berdasarkan laporan, pertemuan menunjukkan kemajuan signifikan namun perbedaan tetap ada terkait status kelompok bersenjata di Lebanon dan jaminan keamanan regional.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan menunggu konfirmasi resmi dari kedua delegasi serta mediator.

Photo by: www.kaboompics.com, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.