Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

AS dan Arab Saudi Sepakati Kesepakatan Bersejarah Energi Nuklir

Admin July 23, 2026 at 06:03
AS dan Arab Saudi Sepakati Kesepakatan Bersejarah Energi Nuklir

Berdasarkan laporan dari sejumlah media internasional — termasuk Haaretz, Ynet, NBC News, dan CBS — Amerika Serikat dan Arab Saudi mencapai kesepakatan kerja sama nuklir sipil yang digambarkan sebagai langkah bersejarah. Menurut data yang dipublikasikan, perjanjian itu membuka kemungkinan bagi Kerajaan Saudi untuk mengembangkan program nuklir sipilnya dengan teknologi Amerika, termasuk peran besar perusahaan-perusahaan AS dalam pembangunan infrastruktur nuklir.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa perjanjian tersebut mencakup ketentuan yang dapat memungkinkan pengayaan uranium di wilayah Saudi setelah dilakukannya kajian bersama antara kedua negara; klausul ini dianggap menyimpang dari “gold standard” nonproliferasi yang selama ini menolak pengayaan domestik. Sumber lokal menyebutkan Riyadh menegaskan program ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi sipil, termasuk kapasitas untuk pusat data dan kebutuhan industri lain.

Para pengkritik dan beberapa anggota parlemen AS memperingatkan bahwa ketiadaan larangan pengayaan domestik berpotensi meningkatkan risiko perlombaan senjata nuklir di kawasan, khususnya terkait dinamika dengan Iran. Menurut data yang dilaporkan, perjanjian ini juga akan menjalani proses peninjauan wajib di Kongres AS; secara praktis, untuk memblokirnya diperlukan mayoritas yang cukup untuk menolak kemungkinan veto presiden.

Hingga laporan ini ditulis, sejumlah rincian teknis dan politik dari kesepakatan tersebut masih berkembang dan belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim terkait jangka waktu kontrak, nilai komersial, serta mekanisme pengawasan internasional yang akan diterapkan.

Photo by: Brett Jordan, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.