Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara

Amnesty: RSF Diduga Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan dan Pembersihan Etnis di Darfur Utara

Admin July 2, 2026 at 06:04
Amnesty: RSF Diduga Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan dan Pembersihan Etnis di Darfur Utara

Berdasarkan laporan Amnesty International, Pasukan Dukungan Cepat (RSF) dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan pembersihan etnis selama operasi di Darfur Utara, termasuk pengepungan dan penyerangan terhadap kota-kota seperti el-Fasher.

Menurut data dalam laporan tersebut, aparat RSF diduga melakukan pembunuhan massal, perbudakan seksual, penyiksaan, dan penargetan terhadap anak-anak serta kelompok etnis non-Arab. Laporan menyebutkan bahwa lebih dari 6.000 orang gugur dalam beberapa hari serangan di sekitar el-Fasher, dan ribuan lainnya terluka atau kehilangan tempat tinggal.

Sumber lokal menyebutkan adanya eksekusi di luar proses hukum, pengusiran paksa dari kamp-kamp, dan pola kekerasan yang sistematis terhadap komunitas tertentu. Amnesty bahkan menyatakan bahwa bukti yang dikumpulkan mungkin mengarah pada dugaan genosida, meskipun klaim tersebut sangat berat dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga laporan ini ditulis, PBB melaporkan jutaan orang mengungsi dan angka kerawanan pangan meningkat tajam di wilayah yang terdampak. Amnesty menyerukan penghentian segera kekerasan, penerapan gencatan senjata, dan pengiriman pasukan perlindungan internasional untuk melindungi warga sipil.

Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim yang dimuat dalam laporan Amnesty, termasuk penunjukan nama-nama komandan RSF yang dituduh bertanggung jawab atas pelanggaran. Pihak RSF membantah beberapa tuduhan dan menolak skala kekejaman yang dilaporkan.

Amnesty juga menuntut agar komunitas internasional mempertimbangkan rujukan kasus-kasus ini ke Pengadilan Kriminal Internasional dan mengambil langkah untuk menghentikan apa yang disebutnya “perang terhadap warga sipil”.

Tim redaksi masih memverifikasi sejumlah rincian lapangan dan data korban, serta berupaya mengonfirmasi klaim dari sumber independen dan otoritas terkait. Sumber lokal menyebutkan kondisi medis dan akses bantuan yang sangat terbatas di beberapa daerah terdampak, sementara laporan kemanusiaan menyoroti kebutuhan mendesak akan bantuan pangan dan medis.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui berita ini bila ada konfirmasi lebih lanjut.

Photo by: Faruk Tokluoğlu, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.