Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon

Aktivis Israel Tuntut Pembebasan Direktur Rumah Sakit Gaza yang Ditahan

Admin July 21, 2026 at 17:04
Aktivis Israel Tuntut Pembebasan Direktur Rumah Sakit Gaza yang Ditahan

Berdasarkan laporan, puluhan aktivis Israel berkumpul di luar kompleks diplomatik Amerika Serikat di Yerusalem pada Senin, menuntut pembebasan Dr. Hussam Abu Safiya, direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara. Aksi yang digelar oleh kelompok anti-penjajahan “Free Jerusalem” itu juga menyerukan diakhirinya perang Israel terhadap Gaza dan penghentian dukungan militer AS kepada Israel.

Menurut data dan pernyataan yang beredar, para pengunjuk rasa memegang spanduk yang menuntut pembebasan Abu Safiya, meneriakkan dukungan untuk dokter Palestina tersebut dan memukul genderang sebagai bentuk protes. Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa peserta aksi menuduh pihak berwenang Israel melakukan penyiksaan, kelaparan, dan perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan Palestina, termasuk Abu Safiya.

Menurut data dari organisasi medis internasional, termasuk Dokter Tanpa Batas (MSF), lebih dari 440 tenaga kesehatan telah ditahan sejak Oktober 2023, dan kasus-kasus penahanan staf medis mendapat kecaman dari komunitas kemanusiaan. Abu Safiya dilaporkan ditahan sejak Desember 2024 di bawah undang-undang yang disebut “Unlawful Combatant Law” dan para pendukungnya menyebut penahanan itu ilegal.

Hingga laporan ini ditulis, Abu Safiya masih ditahan dan para aktivis terus menuntut pembebasannya serta mendesak Washington menghentikan suplai senjata ke Israel. Klaim mengenai praktik penyiksaan, kelaparan, dan penahanan sewenang-wenang belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan upaya untuk mengonfirmasi pernyataan dari pihak berwenang Israel serta keterangan resmi dari AS.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.