8 Negara Termasuk Türkiye Kecam Keras Penyerbuan Massal ke Masjid Al-Aqsa
Berdasarkan laporan media internasional, delapan negara, termasuk Türkiye, mengutuk keras penyerbuan massal ke kompleks Masjid Al-Aqsa yang dilakukan oleh pemukim dan beberapa pejabat sayap kanan Israel.
Menurut data pernyataan bersama para menteri luar negeri dari delapan negara, tindakan yang digambarkan sebagai “provokatif dan tidak dapat diterima” tersebut merupakan pelanggaran jelas terhadap hukum internasional dan resolusi-resolusi relevan Dewan Keamanan PBB.
Sumber lokal menyebutkan lebih dari 4.200 pemukim memasuki kompleks pada peringatan Tisha B’Av, termasuk kunjungan oleh Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir. Angka-angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen; tim redaksi masih memverifikasi rincian jumlah peserta dan kronologi kejadian.
Menurut data pernyataan bersama, para menteri memperingatkan bahwa provokasi terhadap status quo di situs suci itu dapat memicu eskalasi lebih luas di kawasan dan menuntut otoritas terkait menghentikan tindakan yang dianggap melanggar aturan yang ada.
Sumber lokal menyebutkan pula adanya pembatasan akses bagi jamaah Palestina oleh pasukan keamanan Israel pada hari yang sama. Hingga laporan ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa yang dapat diverifikasi secara independen dan tidak ada kerusuhan besar yang dilaporkan oleh sejumlah media internasional; tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut.
Pernyataan dari delapan negara itu menyerukan agar semua pihak menahan diri, menghormati hukum internasional, dan segera memulihkan kondisi yang menghormati kebebasan beribadah serta status quo di tempat-tempat suci. Rincian lengkap pernyataan diplomatik masing-masing negara belum sepenuhnya dipublikasikan dan masih dalam proses verifikasi.
Photo by: Ayşe, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel